Senin, 28 Desember 2009

Revolusi Mexico





Mexico adalah sebuah negara yang terletak di Amerika Utara,merupakan negara terbesar ketiga di amerika latin ,Nama negara ini di ambil dari nama ibukotanya yang berasal dari nama ibukotanya ,yang berasal dari nama ibu kota kuno Aztec yaitu Mexico - Tenochotitlan. Mexi adalah sebagian nama Mexiliti yaitu nama dewa perang,sedangkan co bermakna "tempat" dan ca berarti "orang"

Selama hampir 3000 tahun,mexico menjadi tempat peradaban maju seperti peradaban Ameridian ,Maya dan Aztec pada 1521,menandakan mulanyaera pengkolonian spanyol baru.
spanyol menghancurkan peradaban suku asli ,merampas dan merebut tanah suku indian seperti yang terjadi di belahan dunia lain nya.
karena kaum kulit putih ingin membuat tatanan dunia baru yang hanya ingin di tinggali oleh kaum mereka.
Kolonialisme ini membawa kepedihan dan kemarahan di suku asli indian mexico .
salah satunya adalah Emiliano Zapata
Emiliano Zapata dianggap sebagai seorang pahlawan nasional Meksiko.
Kota, jalan, maupun perumahan di Meksiko sering dinamai "Emiliano Zapata" dan
potret tokoh ini juga pernah beberapa kali dicantumkan di uang peso Meksiko.
Gerakan revolusioner Tentara Pembebasan Nasional Zapatista yang muncul mulai tahun 1994 di Meksiko juga mengambil namanya dari Emiliano Zapata.
Zapata dilahirkan di negara bagian Morelos di selatan Meksiko sebagai keturunan campuran Indian-Spanyol.
Dia aktif membela hak-hak penduduk Indian di Morelos yang mendapat perlakuan kurang adil dari para tuan tanah dalam sistem hacienda. Selama bertahun-tahun dia berjuang mendukung hak-hak penduduk tersebut, pertama dengan menggunakan perjanjian kuno Indian untuk menyelesaikan sengketa agraria, hingga mendesak gubernur negara bagian untuk bertindak. Akhirnya, karena merasa pemerintah bertindak terlalu lambat dan lebih memihak para tuan tanah,
Zapata mulai membentuk angkatan bersenjata yang mengambil alih tanah-tanah sengketa.
Revolusi Meksiko

Pada tahun 1910 revolusi terjadi. Francisco I. Madero, pemimpin oposisi peserta pemilu, dipenjara oleh Porfirio Díaz, presiden berkuasa. Selanjutnya Madero melarikan diri ke Texas, Amerika Serikat, dan di sana ia menyerukan ajakan perlawanan terhadap Díaz kepada rakyat Meksiko. Beberapa pasukan gerilya di Meksiko melakukan perlawanan terhadap pemerintahan Díaz.
Zapata sendiri memimpin tentaranya di Morelos (Ejército Libertador del Sur – Tentara Pembebasan Selatan) yang bersemboyan "Tierra y Libertad!" ("Tanah dan kebebasan").

Díaz akhirnya dikalahkan dan Madero menjadi presiden pada 6 November 1911. Dalam pemerintahan baru Madero, aturan baru agraria diberlakukan, namun Zapata kurang puas terhadap kebijakan Madero dalam pertanahan tersebut.
Ia mendeklarasikan penolakan atas kepemimpinan Madero dan mendukung Pascual Orozco, pemimpin pemberontakan yang menjadi jenderal Madero. Zapata juga menegaskan bahwa revolusi yang berlangsung merupakan revolusi agraris dan sistem hacienda tidak boleh menguasai tanah lagi, melainkan tanah harus dimiliki oleh kota dan warga negara. Hal-hal tersebut dituangkan dalam dokumen yang disebut Plan de Ayala. Akhirnya, setelah Madero menunjuk gubernur yang lebih mendukung tuan tanah dan dinilai Zapata tidak dapat membenahi masalah pertanahan, Zapata menggerakkan tentaranya kembali.


Pada 18 Februari 1913, Madero digulingkan oleh Victoriano Huerta, yang lalu memberikan amnesti kepada Díaz dan menekan gerakan rakyat untuk pembebasan tanah. Hal ini mengakibatkan bertambahnya pendukung Zapata, dan di utara muncul pula gerakan Villistas yang dipimpin Pancho Villa.

Oposisi terhadap Huerta yang dipimpin Venustiano Carranza akhirnya berhasil. Carranza menjadikan dirinya sendiri kepala negara pada tanggal 15 Juli 1914, mengundang reaksi penolakan dari pihak Zapata di selatan maupun Villistas di utara. Gerilya kaum Villistas lalu diberantas, dan rezim Carranza menawarkan hadiah bagi yang dapat membunuh Zapata.
Pada 9 April 1919, Kolonel Jesús Guajardo mengundang Zapata untuk bertemu dan menyatakan bermaksud untuk bergabung dengan kaum revolusioner. Zapata memenuhi undangan tersebut, namun ternyata Guajardo dan pengikutnya menjebak Zapata dan Zapata terbunuh pada 10 April.


Setelah kematian Zapata, Tentara Pembebasan Selatan perlahan-lahan menghilang.
Namun demikian, pengaruh Zapata dapat dirasakan hingga kini, terutama pada kecenderungan revolusioner di selatan Meksiko. Salah satu contoh pengaruhnya dapat dilihat lahirnya kelompok revolusioner bernama Tentara Pembebasan Nasional Zapatista di chiapas.

TENTARA PEMBEBASAN NASIONAL ZAPATISTATentara Pembebasan Nasional Zapatista (Ejército Zapatista de Liberación Nacional, EZLN) adalah kelompok revolusioner bersenjata yang bermarkas di Chiapas, salah satu provinsi termiskin di Meksiko. Basis anggota mereka sebagian besar adalah masyarakat adat, tapi mereka juga mempunyai pendukung dari wilayah perkotaan seperti halnya dukungan jaringan internasional. Juru bicara mereka, tapi secara teknis bukanlah pemimpin mereka yang menyebut dirinya dengan sub-comandante, adalah Subcomandante Marcos. Seluruh comandante berasal dari suku Mayan, Indian Amerika.

Banyak kalangan menganggap bahwa gerakan Zapatista merupakan revolusi pa
sca-modern pertama: sebuah kelompok revolusioner bersenjata yang antikekerasan yang menggunakan teknologi modern telepon satelit dan internet sebagai suatu cara untuk menggalang dukungan domestik dan luar negeri. Mereka menganggap dirinya sebagai bagian dari gerakan antiglobalisasi yang lebih luas.

Zapatista menuai perhatian dunia karena daya inspirasinya yang mereka sebar sejak awal. Zapatista mengangkat senjata bukan untuk merebut kekuasaan, tapi untuk menciptakan sebuah ruang demokratis dimana pertentangan antar pandangan politik yang berbeda-beda bisa dibicarakan. Mereka ingin menunjukan kepada dunia bahwa cara lain untuk berpolitik itu sungguh ada, yang salah satunya bisa dilihat dari praktek kehidupan swadaya masyarakat adat.

Nama Zapatista diambil dari Emiliano Zapata, seorang tokoh revolusi Meksiko.

Zapatista muncul publik pada 1 Januari 1994, hari ketika NAFTA diberlakukan, dengan ditandai keberhasilan awal menaklukan pemerintahan Meksiko di kota-kota besar di Chiapas. Konflik bersenjata singkat di Chiapas berakhir 2 minggu setelah pemberontakan dan tanpa menimbulkan konfrontasi yang meluas. Pemerintah Meksiko menggantikan kebijakan perang dengan mengerahkan kelompok-kelompok milisi dalam usaha mengendalikan pemberontakan, secara bersamaan Zapatista membangun suatu media kampanye melalui berbagai koran komunike dan secara berkala mengeluarkan enam "Deklarasi Rimba Raya Lacandon", tanpa tindakan militer atau teroris lebih lanjut pada sisi mereka. Kehadiran internet yang kuat secara internasional telah dengan cepat membangun kesetiaan bagi banyak gerakan kelompok sayap kiri internasional.

Pembicaraan pemerintah dan EZLN berpuncak pada Dialog San Andres (1996) yang mengabulkan otonomi dan hak-hak khusus bagi penduduk masyarakat adat. Akan tetapi Presiden Ernesto Zedillo mengabaikan perjanjian dan malah meningkatkan kehadiran jumlah militer di Chiapas. Dengan pemerintahan baru Vicente Fox, Zapatista melakukan pawai pada 2000 menuju Mexico City untuk menemui Kongres Meksiko. Perjanjian yang telah diperlunak kemudian ditolak oleh para pemberontak yang telah berhasil membangun 32 kotamadya di Chiapas, sehingga secara sepihak menerapkan perjanjian tanpa dukungan pemerintah tetapi dengan dukungan dana dari organisasi-organisasi internasional.

Pada Juli 2005, Zapatista mengeluarkan "Deklarasi Rimba Raya Lacandon" ke-enam. Dalam Deklarasi yang baru ini, EZLN menyerukan sebuah kampanye nasional alternatif sebagai oposisi terhadap kampanye presidensial yang sedang berlangsung. Dalam persiapan kampanye alternatif ini, Zapatista mengundang lebih dari 600 organisasi sayap kiri nasional untuk datang ke wilayah mereka, kelompok-kelompok masyarakat adat dan lembaga swadaya masyarakat mendengarkan pandangan mereka tentang hak asasi manusia dalam serial pertemuan dwi mingguan yang memuncak pada sidang paripurna tanggal 16 September, saat perayaan hari kemerdekaan Meksiko atas Spanyol. Dalam pertemuan ini Subcomandante Marcos secara resmi meminta kesetiaan organisasi-organisasi terhadap Deklarasi ke-enam, dan merinci rencana tur Zapatista selama 6 bulan melewati 32 provinsi yang mengambil waktu bersamaan dengan kampanye pemilu yang dimulai pada Januari 2006.
EZLN dibentuk pada 17 November 1983 oleh mantan anggota beberapa kelompok, baik yang berorientasi kekerasan maupun pasifis. Mereka mulai dikenal masyarakat nasional maupun internasional pada 11 Januari 1994, pada hari yang sama NAFTA (North American Free Trade Agreement) antara Meksiko, Amerika Serikat dan Kanada mulai beroperasi sebagai cara untuk menyatakan kehadiran masyarakat adat di tengah dunia yang mulai mengglobalisasi.

Para pejuang masyarakat adat, di antaranta merakit senapan palsu yang terbuat dari kayu, menguasai lima munisipal di Chiapas, menyatakan secara resmi sebuah perang melawan Pemerintahan Meksiko, dan menyatakan rencana mereka untuk melakukan pawai menuju Mexico City, ibu kota Meksiko, baik untuk mengalahkan tentara Meksiko ataupun membiarkannya untuk menyerah dan memberlakukan pajak perang pada kota-kota yang mereka kuasai sepanjang perjalanan mereka.

Tidak biasanya ditemukan pada organisasi revolusioner, dalam dokumen yang diterbitkan EZLN [1] (dalam Bahasa Spanyol) sebelum pemberontakan menyatakan hak rakyat untuk men
yerang balik setiap tindakan tidak adil yang dilakukan EZLN. Mereka juga menyatakan hak rakyat untuk:

"menuntut agar angkatan bersenjata revolusioner untuk tidak mencampuri urusan sipil atau disposisi ibu kota yang berhubungan dengan agrikultur, usaha, finansial, dan industri, sebagaimana hal tersebut merupakan ranah eksklusif otoritas sipil yang dipilih secara bebas dan demokratis." Dan mengatakan bahwa rakyat harus "mendapatkan dan memiliki senjata untuk melindungi diri sendiri, keluarga dan hak milik mereka menurut hukum disposisi ibu kota mengenai pertanian, usaha komersial, finansial, dan industri dari serangan bersenjata yang dilakukan oleh angkatan bersenjata revolusioner maupun oleh angkatan bersenjata pemerintah."

Setelah beberapa hari pertempuran lokal di
hutan, Presiden Carlos Salinas de Gortari di tahun terakhirnya memegang pemerintahan kemudian menawarkan sebuah perjanjian gencatan senjata dan membuka dialog dengan para pemberontak dengan juru bicara resminya Subcomandante Marcos. Setelah dua belas hari, pertempuran berhenti.

Dialog antara Zapatista dan pemerintah diperpanjang lebih dari satu periode (tiga tahun) dan berakhir dengan San Andrés Accords, yang berisi perubahan konstitusi nasional yang bertujuan untuk memberikan hak istimewa, termasuk otonomi, kepada masyarakat adat. Sebuah komisi yang terdiri dari deputi dari partai politik bernama COCOPA mengubah sedikit perjanjian tersebut dengan persetujuan EZLN. Presiden Meksiko yang baru, Ernesto Zedillo, bagaimanapun, mengatakan bahwa kongres harus memutuskan apakah menyetujui perjanjian tersebut atau tidak. Mengklaim telah adanya ingkar janji di meja negosiasi, EZLN kembali ke hutan sementara Zedillo meningkatkan kehadiran militer di Chiapas untuk mencegah berkembangnya zona pengaruh EZLN. Gencatan senjata tidak resmi yang berbarengan dengan senyapnya aktivitas EZLN berlangsung selama tiga tahun selanjutnya, dan merupakan yang terakhir pada masa Zedillo.
Setelah dialog berakhir, banyak tuduhan yang dibuat terhadap pasukan Meksiko
dan para-kelompok militer karena penuntutan, penahanan dan pembunuhan dari Zapatista dan pendukung; satu kejadian tertentu adalah Pembantaian dari Acteal, di mana 45 orang menghadiri misa gereja dibunuh oleh yang tidak diketahui orang. Motif dan identitas para penyerang tidak jelas, sampai pada titik ini mungkin tidak terkait dengan EZLN sama sekali (namun, selamat mengatakan bahwa mereka diserang oleh paramiliter).

Pada tahun 2000 Presiden baru Vicente Fox Quesada, yang pertama dari oposisi di 72 tahun, dikirim yang disebut COCOPA Hukum (perubahan konstitusional) kepada Kongres pada salah satu tindakan pertama pemerintah (5 Desember 2000), karena ia telah berjanji selama kampanyenya. Setelah melihat kritik dan modifikasi yang diusulkan oleh anggota kongres terkemuka, Subcommander Marcos dan bagian dari kelompoknya memutuskan untuk pergi, tidak bersenjata, ke Mexico City dalam rangka untuk berbicara di kongres untuk mendukung proposal awal. Setelah Meksiko berbaris melalui tujuh negara bagian dengan dukungan besar dari populasi dan liputan media (dan dikawal oleh polisi untuk melindungi anggota EZLN), wakil-wakil dari EZLN (tidak termasuk Marcos) berbicara di Kongres di bulan Maret 2001, dalam peristiwa yang kontroversial. Pawai dijuluki "Zapatour", dan pada hari kedatangan mereka yang tidak berhubungan dengan konser untuk perdamaian dilaksanakan. Selama mereka tinggal mereka mengunjungi sekolah-sekolah dan universitas.

Segera setelah EZLN telah kembali ke Chiapas, Kongres menyetujui versi berbeda COCOPA Hukum, yang tidak memasukkan klausul otonomi, mengklaim mereka bertentangan dengan hak-hak konstitusional (termasuk hak milik pribadi dan rahasia suara); hal ini dipandang sebagai suatu pengkhianatan oleh EZLN dan kelompok-kelompok politik lainnya. Perubahan konstitusional ini masih harus disetujui oleh mayoritas negara kongres. Banyak kelompok etnis politik dan mengajukan keluhan baik terhadap dan mendukung perubahan, yang akhirnya disetujui dan mulai berlaku pada 14 Agustus 2001. Ini, dan masih baru-baru ini pemilihan Presiden Fox kemenangan pada tahun 2000 memperlambat gerakan, yang kurang liputan media sejak saat itu.

Sebagai usahanya yang terakhir untuk membatalkan perubahan, sebuah konstitusionalitas keluhan ini diajukan untuk diselesaikan oleh Mahkamah Agung, yang memerintah di September 6, 2002 bahwa karena mereka konstitusional perubahan yang dilakukan oleh Kongres dan bukan hukum itu keliru disebut, itu berada di luar kekuasaannya untuk membalikkan perubahan, seperti yang akan invasi Kongres 'kedaulatan.

Hingga 2004 banyak orang percaya telah melarikan diri Subcommander Marcos dari Chiapas. Upaya
untuk menghubungi dia gagal atau hanya dijawab dengan email atau Internet publikasi. Meskipun Marcos membantah menjadi kepala gerakan Zapatista, menampilkan dirinya sebagai juru bicara, ia adalah yang paling menonjol dari EZLN kepada publik. Terdapat 23 komandan dan 1 subcommander yang total 24, kepemimpinan kolektif EZLN, salah satu karakteristik yang unik, yang dikenal sebagai Clandestino Comite Revolucionario Indígena atau CCRI, Komite Revolusioner Bawah Tanah Adat).

The komunike tahun 2004 daftar prestasi dan kegagalan gerakan mereka. Dari sudut pandang sendiri, maka Dewan Pemerintah yang Baik, atau Juntas de Buen Gobierno telah berhasil, juga sebagai upaya untuk menjaga kekerasan antara mereka dan militer menjadi minimum. Upaya mereka untuk meningkatkan peran perempuan dalam masalah politik dan budaya tidak begitu berhasil.

Dari komunike Marcos tampaknya telah mengikuti perkembangan, dari mana pun dia berada. Dia juga mengulangi lama diketahui mereka menentang apa yang mereka lihat sebagai gerakan seluruh dunia ke arah neoliberal ekonomi global, mengklaim bahwa tren saat ini kebijakan pemerintah disempowers rakyat dan mendirikan perusahaan secara de facto pemerintah. Amerika Serikat perang melawan teror, IMF / Bank Dunia disponsori kebijakan ekonomi, dan perjanjian perdagangan bebas yang dipandang sebagai penerapan kebijakan tersebut.

Pada Oktober 2004, Subcomandante Marcos mengeluarkan komunike menjelaskan masalah-masalah yang EZLN telah dengan pemerintah Meksiko. Beberapa komunitas Zapatista diusir dari rumah mereka. EZLN mengklaim bahwa ini adalah usaha untuk menguasai daerah yang kaya sumber daya alam (keanekaragaman hayati dan minyak). Komunitas ini sedang dipindahkan dengan kesulitan besar karena kurangnya sumber daya, sesuatu yang EZLN dimaksudkan untuk meringankan dengan meminta bantuan internasional. Pemerintah Meksiko mempertahankan sikap yang tidak jelas terhadap masalah ini, mengklaim orang-orang bergerak untuk keuntungan mereka sendiri.

Namun, relevansi EZLN untuk agenda politik nasional berkurang. The Zapatista menyatakan bahwa periode diam ini pemberontakan mereka telah menjadi usaha yang sangat kaya, yang berpusat dalam mengorganisasikan mereka sendiri "pemerintahan yang baik" dan hidup mandiri; secara khusus untuk organisasi pendidikan yang otonom dan sistem kesehatan, dengan sekolah-sekolah sendiri, rumah sakit dan apotek di tempat-tempat diabaikan oleh pemerintah Meksiko. Baru-baru ini, dengan Deklarasi Keenam hutan Lacandon tampaknya bahwa Zapatista akan kembali masuk ke dalam arena politik.

Saat ini ada 32 "pemberontak Zapatista kota otonom" (mandiri komunitas Zapatista, MAREZ dari nama mereka dalam bahasa Spanyol) di Chiapas.

Kontroversi

Pada akhir bulan tahun 2002, Subcommander Marcos menulis surat k
epada seorang pendukung Spanyol pada 12 Oktober, tanggal Columbus datang ke Amerika pada tahun 1492, ditandai dengan masyarakat adat sebagai awal dari penderitaan mereka. Dalam surat panjang, Marcos memanggil Hakim Spanyol Baltasar Garzón yang "aneh badut" untuk, antara lain, melarang Batasuna, partai independen Basque di klaim itu adalah Spanyol yang mendukung kelompok teroris ETA, dan kemudian memanggil Garzón upaya untuk mencoba Chili Jenderal Pinochet untuk pelanggaran hak asasi manusia terhadap warga negara Spanyol seorang "bodoh-kisah menipu". Marcos juga mengkritik monarki dan kemudian Spanyol Perdana Menteri Spanyol José María Aznar. Setelah penerbitan surat oleh pers Meksiko pada November 25, Marcos dan Garzón bertukar banyak lagi melalui pers internasional, dengan tidak begitu elegan duel-kata, yang termasuk Marcos 'bercanda penerimaan Garzón tantangan untuk debat, taruhan untuk mengungkapkan identitas rahasianya kalau dia kehilangan terhadap komitmen Garzón EZLN menyebabkan jika dia menang. Seluruh insiden menyebabkan banyak keributan di antara banyak Marcos 'pendukung. Ada yang kesal Marcos mengabdikan waktunya untuk sebab-sebab lainnya; yang dipikirkan orang lain nada surat-suratnya adalah tidak pantas dari juru bicara resmi EZLN dan akhirnya orang lain menafsirkan surat-suratnya sebagai pendukung ETA.

Pada Februari 2003, Marcos menulis surat lagi, kali ini mengutuk satu-satunya anggota kongres dari partai yang mendukung, sampai taraf tertentu, para Zapatista, Partai Revolusi Demokratik, menyatakan mereka sepakat untuk menyetujui versi modifikasi dari EZLN-sanksi COCOPA hukum tahun
sebelumnya. Surat dan balasan yang mengikuti kiri banyak EZLN terkuat dan paling berpengaruh sekutu sakit dibuang ke arah Marcos. Bukan bergerak yang mengejutkan Namun, karena PRD (Partai Revolusi Demokratik) telah menolak San Andres Persetujuan

Selain kritik aktor politik, Marcos menggambarkan pekerjaan EZLN yang sedang berlangsung dalam zona pengaruh, dan perubahan dalam organisasi internal.
Politik inisiatif

Sejak Desember 1994, Zapatista telah berangsur-angsur memb
entuk beberapa kota otonom, independen dari pemerintah Meksiko. Agustus 2003 kota ini telah berkembang menjadi pemerintah setempat "junta", komunitarian menerapkan program penghasil makanan, kesehatan dan sistem sekolah, didukung sebagian oleh LSM. Kemudian beberapa "Good Juntas Pemerintah" yang dibentuk oleh perwakilan dari kotamadya otonom dan diawasi oleh EZLN diciptakan sebagai tingkat atas pemerintah di bawah moto mandar obedeciendo (untuk mentaati perintah). Pemberontak ini telah kotamadya ditoleransi oleh pemerintah meskipun menjadi negara dalam negara. Meskipun mereka tidak pajak penduduk, para Zapatista memutuskan, melalui pertemuan-pertemuan, untuk bekerja dalam proyek-proyek komunitarian; ketika seseorang tidak berpartisipasi dalam upaya-upaya komunitarian ini dibahas dan terkadang sudah memutuskan untuk tidak menganggap orang yang Zapatista. Misalnya ini menunjukkan bahwa orang harus membayar Zapatista obat di apotik (walaupun tidak untuk perawatan medis). Keanggotaan dalam Juntas berputar terus menerus, sehingga semua anggota masyarakat memiliki kesempatan untuk melayani masyarakat dan juga untuk mencegah orang yang berkuasa untuk menjadi kecanduan atau menjadi rusak.
[sunting] Komunikasi

EZLN ditempatkan sejak awal prioritas yang sangat tinggi pada komunikasi dengan sisa Meksiko dan bagian lain dunia. Marcos Subcommander tulisan-tulisan (hampir satu-satunya yang) pada awalnya di dataran prosa, dengan acuan budaya asli dan dipengaruhi oleh gaya mereka. Deklarasi dan analisis ini dikirim ke media nasional dan internasional. Mereka juga membuat penggunaan teknologi yang sangat baik, dalam bentuk telepon satelit dan internet untuk berkomunikasi dengan pendukungnya di negara-negara lain, membantu mereka mendapatkan solidaritas internasional dan dukungan dari organisasi-organisasi dan orang-orang lain. Untuk beberapa waktu, pada hampir setiap perjalanan luar negeri presiden Meksiko dihadapkan oleh kelompok-kelompok aktivis kecil tentang "situasi Chiapas".


Juru bicara publik mereka adalah Subcommander Marcos, sebuah pipa-merokok pria paruh baya yang identitas aslinya, menurut pemerintah Meksiko, adalah Rafael Guillén, kelas menengah dosen universitas. Marcos sendiri menyangkal hal ini, tetapi identitasnya tetap rahasia. Nada kulitnya lebih pucat daripada rata-rata Meksiko. Ia jelas bukan pribumi, sesuatu para pengkritiknya gunakan untuk mempertanyakan tujuan dan motif. Marcos telah diakui oleh banyak beredar dan sebagai komunikator yang fasih, tulisan-tulisannya, sehari-hari, ironis, dan dengan referensi ke cerita-cerita asli bersemangat diterbitkan oleh media di tahun-tahun pertama. Namun, setelah tahun 2001 periode yang lama keheningan membawa hubungan dengan media untuk berhenti. Pada tahun 2002 ia mulai menulis lagi, tapi kali ini gayanya berbeda dan deklarasi lebih agresif, bahkan terhadap mantan sekutu.

Pada 2004, EZLN strategi komunikasi tidak jelas. Kecuali untuk surat terisolasi dan "comunicados" tentang iklim politik, terutama kritik, EZLN telah diam selama hampir tiga tahun, dan media massa (kecuali "La Jornada" surat kabar) berhenti meliputi mereka karena tidak ada kepentingan umum.

Untuk semester pertama tahun 2004, Marcos tetap diam. Pada pertengahan tahun Luis H. Álvarez, Kepala COCOPA, hubungan komunikasi resmi antara EZLN dan pemerintah Meksiko, Marcos menyatakan tidak pernah terlihat di Chiapas selama beberapa waktu, dan bahwa dia tidak tahu lokasi. Namun EZLN masih aktif, terutama mengurus pemerintah daerah telah dibuat.

Pada bulan Agustus 2004, Marcos dikirim ke Meksiko tekan delapan komunike singkat, seluruh kumpulan berjudul "Membaca video", yang diterbitkan dari 20 Agustus-28 Agustus. Mereka mungkin dimaksudkan sebagai ejekan dari video skandal politik di awal tahun, himpunan awal dan akhir sebagai semacam deskripsi tertulis imajiner anggaran rendah Zapatista video, sisanya Marcos 'komentar tentang peristiwa politik tahun dan EZLN sikap dan pembangunan saat ini. The komunike pergi sebagian besar tidak diketahui, sebagian karena Olimpiade Athena 2004 dan Kongres ke IMSS reformasi sistem pensiun, dan sebagian karena kehilangan minat oleh publik.

Pada tahun 2005 Marcos membuat berita lagi dengan membandingkan Andrés Manuel López Obrador dengan Carlos Salinas de Gortari (sebagai bagian dari kritik yang luas kepada tiga partai politik utama di Meksiko PAN, PRI dan PRD) dan secara terbuka menyatakan EZLN di "Red Alert". Lama komunike EZLN mengumumkan bahwa telah mengalami restrukturisasi yang memungkinkan mereka untuk menahan hilangnya kepemimpinan publik mereka (Marcos dan CCRI). Sebuah konsultasi dengan basis dukungan Zapatista mengarah pada Deklarasi Keenam Lacandon Jungle.
Ideologi

EZLN klaim untuk mewakili hak-hak penduduk pribumi, tetapi juga melihat sendiri dan dilihat sebagai bagian dari yang lebih luas gerakan anti-kapitalis. The neozapatistas menentang globalisasi, atau neoliberalisme, sistem ekonomi yang dianjurkan oleh presiden Meksiko 1982-2000. Utara Perjanjian Perdagangan Bebas Amerika (NAFTA), adalah contoh kebijakan neoliberal, dan melahirkan revolusi Zapatista tahun 1994 karena orang-orang yang kemudian menjadi EZLN percaya bahwa itu akan menghancurkan hak-hak orang miskin di Meksiko masyarakat adat. Grup mengambil namanya dari Emiliano Zapata revolusioner Meksiko, mereka melihat diri mereka sebagai pewaris ideologis, dan ahli waris untuk 500 tahun pribumi melawan imperialisme.

EZLN berbeda dari kelompok paling revolusioner dengan meminta berhenti aksi militer setelah pemberontakan awal dalam dua minggu pertama 1994. Mereka tidak pernah mencoba mengumumkan kampanye mereka terhadap modal, sebenarnya mereka tidak meninggalkan hutan, tetapi dalam kasus apapun mereka tidak cocok bagi tentara Meksiko. Mereka mengadakan pemungutan suara nasional di mana masyarakat umum memilih untuk menghentikan konfrontasi bersenjata dan terus melalui cara-cara damai sebagai tindakan mereka. Mereka mengatakan saluran ini tidak pernah efektif untuk pribumi dan untuk orang lain terlalu banyak waktu (500 tahun, sebagaimana yang mereka katakan), sehingga EZLN moto: ¡Ya Basta! ( "Cukup!"). Sikap ini melemah setelah kemenangan pemilihan Vicente Fox Quesada, yang damai diasumsikan presiden sebagai presiden pertama dari oposisi di 72 tahun. Namun, mereka tidak berpartisipasi dalam pemilu dan sekarang mengusulkan non-elektoral depan politik.

Hanya sekali, perwakilan EZLN terbuka telah dikunjungi (bersenjata) Mexico City, berbaris di jalan-jalan, melakukan konferensi pers dan mengorganisir pertemuan dengan penduduk sipil dan beberapa partai politik. Besar ini march ke Mexico City, yang diuraikan dalam bagian yang berbeda dari artikel ini, juga relatif damai, dengan beberapa kecil, kebanyakan verbal, insiden. Pendekatan damai ini adalah salah satu alasan untuk umur yang panjang dan beberapa popularitas dengan penduduk sipil.

EZLN telah berjuang untuk otonomi terutama penduduk pribumi sebagai solusi untuk kemiskinan; mereka mempromosikan semacam negara dalam negara di mana orang dapat memiliki cara pemerintah dan cara hidup komunal belum menerima dukungan yang diperlukan di luar daerah. Banyak kelompok-kelompok kiri telah berusaha untuk "mengadopsi" Zapatista dengan menggambarkan mereka sebagai Trotskyis, Anarkis, Sosialis, dll, ketika dalam kenyataannya, ideologi Zapatista otonomi adalah unik.



ezln Pictures, Images and Photos
EZLN Pictures, Images and Photos


EZLN Pictures, Images and Photos


ezln Pictures, Images and Photos



Tidak ada komentar:

Posting Komentar